HUBUNGAN ANTARA STIMULASI ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 TAHUN DI TK ABA 06 MARGOSO KENDUNG KANDANG KOTA MALANG

  • Nurhalida STIKes Maharani Malang
Keywords: Kata kunci: Stimulasi Orang Tua, Perkembangan, Balita

Abstract

ABSTRAK

Ibu memainkan peran penting dalam merangsang perkembangan anaknya, banyak yang mempengaruhi perkembangan anak, termasuk stimulasi orang tua, terutama informasi ibu mengenai perkembangan. Selain nutrisi yang baik serta kasih sayang yang cukup, bayi pula membutuhkan perasaan yang tepat. Pengkajian ini bertujuan guna mengetahui hubungan antara perasaan orang tua dengan perkembangan balita usia dini 3-5 tahun di TK ABA 06. Konfigurasi pengujian memakai analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Memakai prosedur pemeriksaan purposive dengan jumlah sampel 40 responden. Bermacam-macam informasi memakai jajak pendapat pra-penyaringan formatif. Penyelidikan informasi memakai uji Spearman. Hasil dari pengkajian ini mendefinisikan kalau sebagian perkembangan balita yakni dalam keadaan yang normal dengan stimulasi yang baik yakni 35 responden (87,5) dengan perkembangan yang sesuai 38 balita (95,0). Hasil uji spearman diperoleh (r hitung) sebesar 0,607 dengan nilai p = 0,000. Jadi ada hubungan antara stimulasi orang tua dengan kemajuan balita umur 3-5 tahun di TK ABA 06 Kota Malang. Ini mendefinisikan kalau semakin baik wali memberikan stimulasi, semakin banyak peningkatan peningkatan anak itu. Disarankan bagi wali yang memiliki anak prasekolah guna lebih fokus pada pergantian acara anaknya. Serta organisasi terkait guna memberikan data tambahan guna mendefinisikan staf dalam membina kapasitas anak-anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA
Bernie, madise endeyani. (2014). pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan motorik anak. Unit kerja koordinasi tumbuh kembang pediatrik sosial. jakarta: IDAI-Ikatan Dokter Anak Indonesia
Department of Social Development. (2015). National Integrated Early Childhood Development Policy 2015. National Integrated Early Childhood Development Policy, 2015.
Kemkes RI. Profil Kesehatan Indonesia. (2014). Jakarta: Kemkes.
Mitayani Y, R. N. & N. S. (2015). hubungan stimulasi ibu dengan perkembangan motorik pada anak usia 2-3 tahun (TODDLER). jakarta: Jurnal Kesehatan Keluarga dan Pendidikan.
Mitayani. (2013). Asuhan Keperawatan maternitas. Jakrata: EGC
Nursalam. (2017). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Prktik. Jakarata: Salemba Medika.
Rivanica R, Oxyandi M. (2016). Buku Ajar Deteksi Dini Tumbuh Kembang dan Pemeriksaan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Salembang Medika.
Soetjiningsih. (2014). Tumbuh Kembang Anak. jakarta: EGC.
Suamiyati, Y. D. (2016). Hubungan Stimulasi dengan perkembangan anak usia 4-5 tahun di desa karang tengah kecamatan baturraden kabupaten banyumas.
Suci SH, L. P. (2016). pengaruh pemberian stimulasi pada perkembangan anak usia 12-36 di kecamatan sedayu, bantul.
Susilaningrum, Rekawati, D. (2013). Asuhan keperawatan bayi dan anak untuk perawat dan bidan. jakarta: Salemba Medika.
Published
2022-07-27
How to Cite
Nurhalida. (2022). HUBUNGAN ANTARA STIMULASI ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 TAHUN DI TK ABA 06 MARGOSO KENDUNG KANDANG KOTA MALANG. PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL, 3(2), 185-193. https://doi.org/10.54832/phj.v3i2.229
Section
Articles